deccanherald.com
Pada 1960-an, John Bowlby melakukan banyak penelitian untuk mencari tahu efek yang timbul pada pola pengasuhan anak. Pada masa itu ia menciptakan istilah "good-enough parenting". Tesisnya adalah asalkan Anda menghindari dosa pola asuh yang "buruk", Anda baik-baik saja, dan anak-anak Anda, juga akan baik – baik saja dengan sendirinya. Jadi, apakah hanya itu yang ada di sana? Atau ada hal-hal yang Anda, sebagai orangtua, bisa lakukan untuk menjadi lebih dari sekadar orangtua yang "cukup baik". Bisakah Anda, memang, menjadi "orangtua super", bahkan orangtua "paling utama"? Atau itu hanya mitos gerakan feminis?
Pertama, jangan sampai Anda melupakan satu hal yang sangat penting: No one is perfect. Sekuat apapun usaha Anda, Anda tidak akan pernah menjadi orangtua yang "sempurna". Anda tidak akan pernah bisa melakukannya dengan benar terus menerus selama masa pertumbuhan anak-anak Anda. Anda pun tidak harus melakukannya. Dalam pemahaman itu, konsep Bowlby tentang "good-enough parenting" sangat benar. Anda tidak harus sempurna. Anak-anak Anda AKAN bertahan hidup. "Cukup bagus" sudah cukup baik.
Tapi, sebagai orangtua, Anda mengharapkan sesuatu yang lebih untuk anak – anak Anda. Untuk mewujudkan hal tersebut, ada beberapa langkah yang bisa Anda adopsi kepada kehidupan parenting Anda. Sehingga anak – anak Anda memiliki bekal yang cukup untuk menjalani kehidupannya kelak.

Tetapi, pada ketika yang sama, hakekatnya akan membuat hidup lebih gampang dan lebih memuaskan bagi diri Anda juga. Ini bukan daftar panjang, tetapi bila Anda dapat mengelola yang berikut ini, karenanya aku yakin Anda punya hak untuk menyebut diri Anda sebagai orang tua “utama”:
1) Kenali bahwa Anda manusia
Anda tidak bisa melaksanakan segalanya, Anda tak bisa berada di mana-mana, Anda tidak bisa tahu segalanya. Anda akan membikin kesalahan. Anda juga mempunyai situasi sulit, dilema, dan gangguan sendiri dari masa lalu Anda sendiri. Tidak apa-apa. Kunci permainan ini bukanlah menjadi sempurna, melainkan memiliki sikap yang benar.
Apa sikap yang benar? Rendah hati. Mengakui bahwa Anda memiliki banyak hal untuk dipelajari (kita segala lakukan) dan bersedia untuk diajarkan serta belajar dari kesalahan Anda. Sebuah petunjuk kedewasaan sejati ialah sanggup mengamati kembali masa lalu Anda, mengenali kesalahan yang Anda buat, dan mengatakan “ini yakni apa yang sudah saya pelajari seputar diri aku, dan apa yang saya butuhkan untuk merubah diri saya”.
Melainkan ada sisi lain dari ini. Terus-menerus merendahkan diri dengan sikap “Saya tak baik” sama buruknya dengan sikap “Saya tak punya apa-apa untuk dipelajari”. Maafkan diri Anda atas kesalahan Anda. Rayakan kesuksesan Anda. Lihatlah ke masa lalu hanya cukup lama untuk belajar darinya, lalu arahkan pandangan Anda ke depan, dan tekan ke arah yang Anda inginkan. Apabila Anda mempunyai keadaan sulit serius dari masa lalu, cukup berani untuk mencari bantuan dan menuntaskannya.
2) Mengakui Anda memainkan permainan persentase
Kita semua pernah mendengar seputar mereka: anak-buah hati dari latar belakang yang paling kejam dan kurang sanggup yang entah bagaimana sukses membuat kesuksesan besar dari diri mereka sendiri. Namun buah hati-anak dari keluarga terbaik (seperti yang dibeberkan oleh saudara kandung mereka) yang entah bagaimana keluar dari rel ke narkoba dan melanggar hukum.
Kenyataannya merupakan bahwa Anda, orang tua, cuma satu faktor dalam pengasuhan si kecil-si kecil Anda. Mereka juga dipengaruhi oleh teman-teman, kerabat lain, guru, penjaga kios, Televisi, majalah dan, tentu saja, susunan TV mereka sendiri. Anda tak bisa dapat semua variabel. Anda mungkin yang terbaik, orang tua terbaik, dan buah hati-si kecil Anda anak gagal. Anda mungkin rupanya yang paling buruk, orangtua, dan kasar, memabukkan anak-si kecil Anda baik-baik saja. Tak ada yang dijamin dalam hidup ini.
Jadi, Anda memainkan persentase. Anda tahu bahwa seandainya Anda sekiranya anak-anak Anda, mereka lebih cenderung menjadi buruk si kecil baik. Jadi, rata-rata, sekiranya anak-buah hati Anda mungkin bukan buah hati yang baik. Menggunakan disiplin yang adil dan menggunakan mungkin konsisten menjadikan yang lebih bagus untuk hasil yang bagus - jadi lakukan saja.
Anda bagus sebagai orang tua TIDAK tak oleh seberapa bagus si kecil-buah hati Anda berubah. Itu tak oleh apakah Anda melaksanakan seluruh yang secara wajar dapat Anda lakukan untuk melaksanakan hal-hal yang benar dan membuat keputusan yang membuat untuk mereka, DENGAN PENGETAHUAN YANG ANDA PUNYA SAAT. Mungkin keputusan itu buah hati salah. Jadilah itu. Itu tidak berarti Anda gagal sebagai terbukti. Tapi, seandainya Anda terlalu malas untuk seandainya fakta, bila Anda mengambil keputusan termudah tanpa memikirkan jikalau pada buah hati-si kecil Anda, karenanya, saya percaya, Anda telah gagal - telah apabila anak keputusan itu merupakan keputusan yang membuat!

3) Kenali si kecil-anak
Anda bukan satu-satunya hal dalam hidup Anda. Di zaman si kecil ini kita sepertinya terobsesi dengan gagasan bahwa kepentingan si kecil-anak didahulukan, sebelum yang lainnya. Aku saya tak tak dengan konsep itu. Ya, saya saya wajib kepentingan terbaik si kecil, tetapi ada hal lain yang perlu dipertimbangkan juga.
Contohnya, mengambil contohnya baru di kota lain mungkin pekerjaan hal terbaik untuk keluarga Anda - sudah kalau itu berarti membawa si kecil Anda jauh dari sekolah dan teman-teman.
Dengan mengutamakan buah hati-buah hati dalam buah hati hal, kita menghadapi bahaya semua generasi yang egois, “saya yang pertama” di mana mereka tumbuh dengan percaya bahwa dunia berutang kehidupan. Kadang-kadang anak-buah hati aku mengambil patut kedua - dan itu sendiri pekerjaan adalah penting perihal kehidupan. Ya, sebelum mengambil keputusan, pertimbangkan seandainya pada anak-anak. Tetapi pada tapi, putuskan sendiri apa yang terbaik untuk keluarga secara keseluruhan.
4) Lihatlah akibatnya panjang
Membesarkan buah hati-buah hati ialah merupakan yang panjang. Siapkan tujuan akibatnya panjang Anda. Bagaimana Anda jangka mereka berubah menjadi orang dewasa? Kwalitas dan keterampilan apa yang perlu mereka pelajari? Pengalaman apa yang mereka butuhkan, di sepanjang jalan, untuk mempelajari keterampilan dan karakter itu?
Seringkali sebagai orang tua kita dihadapkan dengan mutu untuk mengambil pilihan perbaikan akhirnya pendek yang mudah, atau pendekatan yang lebih keras yang akan konsisten lebih banyak buah dalam akibatnya panjang. TV merupakan televisi klasik dari ini. Seberapa mudahnya, yaitu anak-si kecil bermain, untuk cuma menyalakan TV sebagai pengasuh elektronik? Perbaikan pembenaran untuk buah hati-buah hati yang cepat atau cepat. Melainkan seberapa jauh, lebih bagus, dalam akibatnya panjang, untuk menghabiskan sedikit waktu melainkan mereka bagaimana membangun baik, atau menjahit mainan lunak, atau jangka puzzle?
5) Cari sisi positifnya
Seperti Anda, si kecil-si kecil Anda akan membuat kesalahan. Maafkan mereka. Perbaiki dengan lembut dan lanjutkan. Selalu mencari apa yang mereka lakukan dengan benar, bukan apa yang mereka lakukan salah. Hati-buah hati aku buah hati perhatian orang tua mereka. Observasi kesalahan mereka, dan mereka akan memerlukan lebih banyak. Amati apa yang mereka lakukan dengan benar, dan mereka bentang sekali lebih menyenangkan Anda.
6) Tetap berpegang pada diri sendiri
Percaya pada dirimu sendiri. Apabila Anda mengerjakan segala hal di atas, maka Anda berada di melaksanakan yang benar. Akan ada saat-dikala ialah Anda membuat keputusan dan Anda ditantang olehnya, baik oleh anak-buah hati Anda, atau oleh orang lain (seperti keluarga yang baik campur). Kalau tak ada fakta baru yang tak Anda sadari sebelumnya, jangan seandainya.
Melainkan jangan takut untuk mengatakan tidak – kepada buah hati dan kerabat Anda - sekiranya itu yakni hal yang benar untuk dikatakan.
Tentu, keputusan Anda mungkin berubah menjadi keputusan yang buruk. Yang terjadi. Namun jauh lebih bagus untuk berbuat pada keputusan Anda, ketimbang menjadi kantong plastik yang tertiup angin. Anda anak - anak Anda; menonton bagaimana Anda menghadapi kehidupan, bagaimana Anda membikin keputusan, bagaimana Anda anak memandang, bagaimana Anda percaya pada diri sendiri dan membela diri sendiri dan keluarga Anda. Jadilah televisi yang bagus untuk mereka.
No comments:
Post a Comment